Sabtu, Januari 19, 2008

Apes Demo Soeharto Kena Bogem



KRC, jakarta
- Seorang pria yang berunjuk rasa dipukuli dan ditangkap aparat keamanan, Sabtu (19/1). Laki-laki yang diduga sebagai mahasiswa itu langsung dimasukkan mobil tahanan dan dibawa ke markas polisi.
Peristiwa itu terjadi kira-kira pukul 15.15 WIB. Beberapa menit sebelumnya, puluhan polisi yang berbaris di dekat pertigaan Jalan Barito merangsek ke arah demonstran. Sempat terjadi kericuhan sebentar, tapi tidak ada bentrok. Pengunjuk rasa yang mencoba bertahan merapat di salah satu sisi jalan, beberapa meter di dekat Halte Pasar Burung Jalan Barito.
Sekonyong-konyong terjadi aksi dorong. Beberapa polisi tampak memukul pria dengan jaket almamater warna oranye. Pria berkacamata dengan rambut gondrong terkucir itu tak kuasa melarikan diri sebab demonstran, polisi, dan wartawan ikut mendekat. Kaki pria itu sempat diseret petugas. Selanjutnya, ia digelandang masuk mobil tahanan.
Hingga kini belum diketahui siapa nama orang yang ditangkap itu. Lima belas menit setelah kejadian, polisi sempat membawa seorang pria lain yang terlibat aksi. Namun, polisi akhirnya mengembalikan pria itu ke rombongan aksi yang membubarkan diri pukul 15.30. (don)

Jumat, Januari 18, 2008

Mendagri Lantik PJS Gubernur Sulsel




KRC, Jakarta


- Menteri Dalam Negeri Mardiyanto, Sabtu (19/1) pagi besok dijadwalkan akan melantik Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur/Kepala Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Mayjen TNI Tanri Bali Lamo, putera mantan Gubernur Sulsel Achmad Lamo.
Sebelum dilantik menjadi Pjs Gubernur Sulsel oleh Mendagri di Gedung Depdagri, Tanri Bali akan diangkat terlebih dulu menjadi salah seorang Staf Ahli Mendagri.
Putera mantan Gubernur Sulsel Achmad Lamo, ditunjuk menjadi Pjs Gubernur. Saat ini, Tanri masih menjabat sebagai Asisten Personil Kepala Staf TNI-AD, Demikian informasi yang diterima Kompas di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (18/1) sore tadi.
Menurut sumber tersebut, seusai dipanggil Presiden Yudhoyono, Jumat (18/1), Tanri datang menemui Wapres Kalla di Istana Wapres, untuk melapor dan mendapat pengarahan mengenai tugas barunya.
Tanri juga sempat bertemu sekitar satu jam dengan Sekretaris Wapres Tursandi Alwi di ruang kerjanya. Pertemuan Tanri dengan Wapres Kalla dan Tursansi sama sekali tidak diketahui oleh pers.
"Tanri Bali kemarin siang ditelpon Presiden, untuk menduduki tugas barunya," tambah sumber tersebut. Sebelumnya, dua nama calon Pjs Gubernur yang dijagokan adalah Direktur Jenderal Otonomi Daerah Depdagri Sodjoangun Situmorang dan mantan Panglima Kodam Brawidjaya Letjen TNI Syamsul Mapareppa.(don)

Pemerintah Optimalkan Sistim bandara







KRC, Tangerang
-Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla menyatakan, pemerintah melalui Departemen Perhubungan akan menyatukan sistem pengamanan bandara di seluruh Indonesia yang selama ini sistemnya berbeda-beda. Penyatuan itu supaya ada sistem yang baku dalam sistem pengamanan bandara.
Selama ini sistem dan peranan perangkat kepolisian, administrator bandara serta Komite Keamanan Penerbangan Nasional dianggap belum menyatu satu dengan lainnya, terutama antar bandar udara yang satu dengan lainnya.
Hal itu disampaikan Wapres Kalla saat memberikan keterangan, seusai meninjau dan mendengarkan paparan dari PT Angkasa Pura (AP) II dan PT Garuda Nusantara di Hanggar Pemeliharaan Pesawat Garuda, Bandar Udara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, Jumat (18/1) siang.
"Kita kan ada sistem pengamanan bandara yang berbeda-beda. Sebab itu disatukan. Bagaimana peran polisi dan peranan administrator bandara. Kalau ada masalah bagaimana. Pak Menteri (Departemen Perhubungan) akan mengumpulkan mereka (pengeloa bandara) bersama Kepala Kepolisian RI untuk menyampaikan seluruh sistemnya," ujar Wapres Kalla.
Menurut Wapres Kalla, "Jadi, bukan hanya di Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, akan tetapi juga sistem pengamanan bandara secara nasional."
Ditanya apakah perlu adanya Badan Security Penerbangan Nasional sebagaimana disampai Dirut PT AP II, Wapres Kalla menjawab tidak perlu. "Peranaan pengamanan yang sekarang sudah cukup baik, akan tetapi lini komando dan tanggung jawabnya harus dipersatukan. Mana laporan yang bisa diterima dan bagaimana koordinasi tindakan antara Polri dan Administrator Bandara," tambah Wapres Kalla. Dalam kunjungan ini, Wapres Kalla didampingi Menteri Perhubungan Jusman Syafi'i Djamal, Menteri Negara BUMN Sofjan Djalil, serta Menteri Hukum dan HAM Andi Mattalata. Acara ini juga dihadiri oleh unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Tangerang serta Dirut PT Angkasa Pura (AP) II Eddy Haryoto.
Sebelum meninjau perluasan pembangunan seperti Terminal 2 dan Terminal Khusus untuk Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan lokasi bakal Terminal III, Wapres Kalla saat ini masih mendengarkan paparan dari PT AP (AP) II Eddy Haryoto di Kantor AP II. (H./don)

Rabu, Januari 16, 2008

Pertandingan Terhenti Arema VS Persiwa






KRC, Kediri


- Duel Arema Malang versus Persiwa Wamena terpaksa dihentikan pada menit ke-71, saat skor 2-1 untuk Persiwa. Pasalnya, beberapa suporter yang menggunakan atribut Arema masuk lapangan dan memukul wasit.
Tak berhenti di situ. Penonton yang tak puas karena pertandingan terhenti sementara, melakukan aksi pembakaran terhadap iklan-iklan di pinggir lapangan dan juga jaring gawang sehingga Stadion Brawijaya yang merupakan markas Persik Kediri itu dipenuhi asap hitam.
Dalam laga babak delapan besar Kompetisi PSSI Divisi Utama Liga Indonesia (Ligina) XIII/2008, Arema mendominasi pertandingan. Mereka sempat lebih mencetak gol lewat Patricio Morales, tapi wasit menganulirnya karena striker tersebut dinilai lebih dulu melakukan pelanggaran hand-ball.
Setelah itu, justru Persiwa yang unggul lewat gol sundulan Mariano Oscar. Tertinggal, Arema berusaha bangkit dan terus melancarkan tekanan.
Menjelang babak pertama usai, Morales kembali mengoyak jala Persiwa. Tapi, hakim garis mengangkat bendera tanda Morales tertangkap offside.
Ini memantik kemarahan pendukung Arema. Tiba-tiba saja ada seorang penonton masuk ke dalam lapangan dan menonjok tengkuk hakim garis satu yang langsung terjatuh dan terpaksa ditandu ke luar lapangan.
Di babak kedua, kedua tim tetap menampilkan permainan indah. Arema kembali mencetak gol lewat Mbamba, tapi lagi-lagi dianulir.
Setelah itu, giliran Persiwa yang menggandakan keunggulan. Sundulan Rumaropen tak kuasa dihalau kiper Hendro Kartiko.
Tapi keunggulan 2-0 tak bertahan lama. Hanya semenit berselang, sontekan Mbamba menyambut umpan silang dari sayap kiri menjegol gawang Persiwa.
Gol tersebut memantik semangat para pemain "Singo Edan" yang tak pernah lelah melancarkan serangan. Pada menit ke-71, sebuah umpan silang dari sayap kiri membentur mistar gawang.
Tapi hakim garis menilai bola lebih dulu meninggalkan lapangan sehingga dia mengangkat bendera. Ini membuat suporter Arema marah dan melempar wasit tersebut yang akhirnya jatuh.
Inilah awal kerusuhan. Pasalnya, setelah itu beberapa orang suporter berlari ke tengah lapangan untuk memukul beberapa pemain Persiwa dan wasit yang kemudian meluas hingga terjadi aksi pembakaran. (adb/jn))

Mathos Terlambat Bayar Pajak Parkir target naik 4 Milyar



KRC,Malang
Dinas Pendapatan Kota Malang harus berusaha keras untuk mendapatkan pajak parkir.Karena saat ini ditarget 4 Milyar untuk sektor pajak khususnya pajak Parkir yang ada di Plaza. Padahal sebelumnya ditangani Investor periklanan hanya setor 1,2 Milyar Rupiah. Dari target 4 Milyar sudah bisa dipenuhi sekitar 3,7 M, kekurangan itu adanya keterlambatan pembayaran dari Plasa Matos Malang, yang tidak tepat waktunya.” Saya harus berusaha keras untuk menutupi kekurangan dari pajak parkir yang ada di plasa,” tandas Husni Ali, SH Kadin Pendapatan Kota Malang pada Koran Rakyat Cybermedia belum lama ini.
Dikatakan Husni untuk mengejar target setelah swasta menyerahkan ke Pemkot dilakukan operasi kebeberapa plasa serta tempat usaha yang ada papan reklamenya termasuk. Reklame yang ditempelkan di mobil kendaraan yang sedang berjalan dikenakan pajaknya.” Kami tidak pandang bulu semuanya kita kenakan pajak,” tambahnya.Disinggung soal retribusi parkir oleh Dispenda diserahkan sepenuhnya kepada Dinas Perhubungan, karena retribusi itu cukup sulit dipantau, sehingga harus dilakukan pemantauan dan perubahan target serta tarip yang jelas. (ard)

Senin, Januari 14, 2008

Cornelia Main Teater Pentaskan Lakon KenapaLeonardo




KRC, Jakarta


- Aktris Cornelia Agatha, yang kini mulai berbasah kuyup di dunia teater boleh berbangga. Setelah lama vakum dari kegiatan di depan kamera maupun panggung, Cornelia tampil mengesankan dalam pentas gladi resik (GR) lakon Kenapa Leonardo, produksi ke-112 Teater Koma, Kamis (10/1) malam di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.
Lakon Kenapa Leonardo,karya penulis Slovenia Evald Flisar, yang disutradarai sutradara senior sekaligus dedengkot Teater Koma, Nano Riantiarno,akan dipentaskan di Graha Bhakti Budaya (GBB), Pusat Kesenian Jakarta, TIM selama dua minggu (11 - 25 Januari 2008), pada setiap pukul 19.30.
Lebih membanggakan lagi karena pentas GR itu disaksikan langsung oleh sang penulis, Evald Flisar. Dalam pentas lakon hasil adaptasi Rangga Riantiarno, putra Nano Riantioarno, atas novel Flisar berjudul Kajpa Leonardo itu, Cornelia berperan sebagai Da Silva, seorang dokter Jiwa yang tengah melakukan penelitian terhadap sekelompok pasien penghuni sebuah lembaga syaraf.
Apalagi lakon Kenapa Leonardo merupakan naskah berat, yang berupaya menyajikan refleksi tentang betapa dekatnya jarak antara kenyataan dan khayalan, sekaligus betapa daya khayal mampu memengaruhi kehidupan sehari-hari. Juga sebuah naskah yang menampilkan pertarungan antara dunia neorologi, psikologi, dan politik ketika hukum kausalitas tak lagi berlaku dan manusia kehilangan kemampuan untuk saling menghargai.
Padahal, kata Cornelia seusai GR, pada hari pertama latihan, ia merasa hampir frustrasi. Pasalnya, peran yang ia bawakan kali ini merupakan peran atas tokoh dengan karakter yang paling sulit untuk dipahami dan diperankan selama terjun ia di dunia teater.
"Ini peran paling berat sepanjang sejarah saya bermain teater. Dua bulan saya harus mengartikan kata-kata dalam psikoterapi," katanya. Selain itu Teater Koma juga dikenal sangat disiplin dalam perkara latihan sehingga ia harus siap berkorban dalam banyak hal.
Namun setelah GR, Cornelia yang lahir di Jakarta 11 Januari 1973 dan mencuat namanya setelah memerankan gadis kaya bernama Sarah dalam serial TV Sidoel Anak Sekolahan arahan Rano Karno itu, mendapat kejutan. Tak disangka awak Teater Koma membawakan kue peringatan ulang tahunnya. Selepas pukul 00.00 aktris teater dan film Ratna Riantiarno yang juga dedengkot Teater Koma mewakili awak Teater Koma menyerahkan kue kepada Cornelia.
Jajang C Noer, aktris film sekaligus pemain teater yang tampak hadir menyaksikan GR itu, ketika dimintai komentarnya seputar pementasan, mengatakan, "Penampilan seluruh aktris dan aktor pendukung pementasan ini sangat memukau dalam memainkan lakon ini." (don))

Bendol Pelatih Timnas





KRC, Jakarta


- Mantan pelatih Persita Tangerang, Benny Dollo, ditetapkan sebagai pelatih tim nasional (timnas) sepakbola senior, menggantikan Ivan Kolev yang dipecat beberapa waktu lalu. Bendol, demikian panggilan akrab pelatih bertubuh subur itu, diikat kontrak selama dua tahun dengan bayaran sekitar Rp 50 juta per bulan.
Hal itu diungkapkan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Rahim Sukasah, didampingi Wakil Ketua BTN Hamka B Kady, dan Manajer Teknik Iswadi Idris dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (14/1). Terpilihnya Bendol menjabat arsitek tim Merah Putih itu berarti menyingkirkan satu kandidat lainnya, Pelatih Rahmad Darmawan, yang baru saja juara Copa Dji Sam Soe Indonesia 2007 bersama Sriwijaya FC.
Selama 2 tahun menangani timnas, Bendol ditargetkan juara pada turnamen antarnegara ASEAN (Piala AFF) 2008, Desember mendatang, di mana Indonesia menjadi tuan rumah bersama Thailand. Selain itu, ia juga ditargetkan meloloskan Indonesia ke putaran final Piala Asia 2011 di Qatar, yang babak kualifikasi turnamen itu dimulai tahun 2009.
Rahim mengatakan, salah satu pertimbangan dipilihnya Bendol adalah karena yang bersangkutan tidak dalam posisi terikat kontrak dengan klub. Sementara Rahmad saat ini masih terikat kontrak di Sriwijaya FC, yang akan berakhir November 2008. (Don)